Trans Bersaudara & TV Lokal Bandung
Bandung, 20 januari 2008


Hampir setiap hari kita terbiasa menonton televisi. Apalagi stasiun teve di Indonesia ini cukup banyak. Untuk teve nasional saja sudah ada kurang lebih 11 stasiun. Belum lagi ditambah teve lokal. Di Bandung saja sudah ada kurang lebih 6 stasiun (bandungtv,stv,pjtv,tvedu,mqtv,imtv) berarti total ada 17 stasiun televisi.
Acara yang ditawarkan masing-masing tv tentunya sangat beragam, mulai dari berita, hiburan, musik, dan lain-lain. Untuk televisi nasional saya merasa bahwa TransTV dan Trans7 memberikan nuansa baru dalam acara televisi. Kakak beradik ini tidak hanya menawarkan hiburan berbentuk sinetron dan film tapi juga berbagai informasi yang berguna. Sebagai contoh : wisata kuliner, koper dan rangsel, harmoni, jejak petualang, dll. Sedangkan untuk pendidikan ada si bolang, laptop si unyil, surat sahabat, dll.
Apabila dibandingkan dengan teve yang lain menurut saya apa yang dihadirkan oleh “Trans bersaudara” ini lebih berkualitas dan berbobot dibandingkan dengan menayangkan sinetron jiplakan yang berisi adegan kekerasan (baca: penyiksaan) bahkan mimpi. Surat sahabat contohnya, disana digambarkan mengenai kehidupan anak-anak kecil yang berada jauh di pedesaan. Namun kecerian dan canda selalu ada walaupun mereka mungkin tidak mengenal yang namanya playstation, xbox atau nintendo wii. Hal ini dapat dijadikan contoh yang baik untuk anak-anak seusia mereka yang ada dikota-kota besar yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain dengan mesin (konsole) dibandingkan dengan teman sebayanya. Mungkin ada baiknya teve nasional yang lain mencontoh apa yang telah dilakukan oleh trans bersaudara ini. Yaitu menghadirkan acara yang menghibur tapi juga mendidik.
Selain menonton teve nasional, saya juga sering menonton acara teve lokal. Dibandingkan dengan teve lokal yang ada dijakarta (jakTV, o channel -> ada lagi yang lain ?) saya melihat acara yang ditayangkan oleh teve lokal dibandung lebih berbobot dan beragam. Tidak melulu menampilkan tempat nongkrong (gaul) tapi juga banyak acara yang “Bandung banget”. Acara yang suka saya tonton di teve lokal yaitu : bandung teaaa (stv), tangara pasundan (bandungtv), pojok si cepot (stv). Di program acara tersebut terasa sekali cita rasa Bandungnya
Acara teve tidak harus melulu menawarkan cerita (sinetron atau film) tapi juga bisa acara yang menampilkan ciri khas daerah tempat teve tersebut berada (untuk teve lokal) atau mengemas dengan apik hal-hal yang ada disekitar kita sehingga menjadi tontonan yang menarik, informatif, menghibur juga mendidik seperti yang sudah dicontohkan oleh trans bersaudara.
Mudah-mudahan kedepannya banyak lagi stasiun teve yang mau bersaing dengan trans bersudara




saya baru 4 thn berkecimpung di dunia kamera’ punya studio kecil2′an , dan saya tertarik banget berkecimpung di dunia broadcest, klu boleh saya pengen nyari pengalaman di bandung tv’ kira2 ada lowangan g yah ……. ????
Comment by m. qodratul — July 14, 2008 @ 12:58 pm
Mau nanya,
TV bandung itu freg berapa??, dan di sat Mana.
terima kasih
Ap
Comment by apriadi B — June 22, 2009 @ 12:23 am
saya telah berkecimpung di dunia brodcast selama 2 tahun dan telah bergabung di televisi lokal selama 1 tahun lebih, mungkin dengan comment ini mudah2an ada lowongan kerja di televisi lokal di bandung dan mencari pengalaman hidup disana. thank u
Comment by charles — August 7, 2009 @ 5:46 am